Sabtu, 28 September 2013

Hasil IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat)
Terhadap Pelayanan Publik di Puskesmas Karangrejo Th 2013




A.       Ruang Lingkup
Pelaksanaan kegiatan pengukuran IKM dilaksanakan di Puskesmas Karangrejo  pada tanggal 17 -21 Juni 2013 terhadap responden yang menjadi pengunjung pada Puskesmas Karangrejo.
B.       Langkah-langkah Penyusunan IKM
1.      Persiapan
Meliputi kegiatan :
a.       Penetapan pelaksanaan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Karangrejo.
b.      Penyiapan bahan berupa kuesioner serta alat yang digunakan.
c.       Penetapan jumlah responden minimal 150 orang dari jumlah populasi penerimaan layanan dengan dasar (“Jumlah unsur” + 1) x 10 = Jumlah. Jadi Responden (14 + 1 ) x 10 = 150 orang (Kategori data analisis oleh Fredman).
d.      Penentuan tempat pelayanan yaitu Unit Pelayanan Rawat Jalan (UPRJ).
e.       Pembekalan tim pelaksana Survei.

2.      Pelaksanaan Pengumpulan Data
Data yang diperolah dalam kegiatan ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden melalui wawancara tatap muka  (Face to face interviews) dengan menggunakan kuesioner terstruktur yaitu 14 unsur pelayanan yang telah ditetapkan, kemudian dilanjutkan pemeriksaan kuesioner yang telah terkumpul untuk dilakukan diediting.
Pengumpulan data dilakukan memalui survei atau penyebaran kuesioner kepada masyarakat yang menjadi pelanggan dari instansi pelayanan umum tersebut, dengan jumlah responden  adalah 150 ( Seratus Lima Puluh ) orang.             
Kegiatan penyebaran kuisioner telah dilaksanakan tanggal 17 sampai 21 Juni 2013.
Kriteria responden IKM adalah pengunjung atau penderita yang datang untuk mendapatakan pelayanan  kesehatan pada Puskesmas Karangrejo.
Responden dipilih secara Simple Random sampling dari semua pengunjung Puskesmas Karangrejo yang masuk kriteria responden di tiap unit pelayanan.



C.       Pengolahan Data
Nilai IKM dihitung dengan menggunakan “nilai rata-rata tertimbang” masing-masing unsur pelayanan. Dalam perhitungan indeks kepuasan masyarakat terhadap 14 unsur pelayanan yang dikaji, setiap unsur pelayanan memiliki penimbangan yang sama  dengan rumus sebagai berikut :

 





Untuk memperoleh nilai IKM unit pelayanan digunakan pendekatan nilai rata-rata tertimbang dengan rumus sebagai berikut.








Text Box: IKM Unit Pelayanan x 25
 











Untuk memudahkan interprestasi terhadap penilaian IKM yaitu antara 25 – 100 maka hasil penilaian tersebut diatas dikonversikan dengan nilai dasar 25, dengan rumus sebagai berikut
Mengingat unit pelayanan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda maka setiap unit pelayanan dimungkinkan untuk :
a.    Menambah unsur yang diangap relevan.
b.    Memberikan bobot yang berbeda terhadap 14 (empat belas) unsur yang dominan dalam unit pelayanan, dengan catatan jumlah bobot seluruh unsur tetap 1.
Dari data yang di peroleh kemudian di interprestasikan dengan mengunakan Tabel. Nilai Persepsi, Interval IKM, Interval Konversi IKM, Mutu Pelayanan dan Kinerja Unit Pelayanan


Nilai Persepsi
Nilai Interval IKM
Nilai Interval Konversi IKM
Mutu Pelayanan
Kinerja Unit Pelayanan
1
1,00 – 1,75
25 – 43,75
D
Tidak baik
2
1,76 – 2,50
43,76 – 62,50
C
Kurang baik
3
2,51 – 3,25
62,51 – 81,25
B
Baik
4
3,26 – 4,00
81,26 – 100,00
A
Sangat baik




HASIL PENGUKURAN
Berdasarkan hasil pengumpulan data dari 150  kuisioner yang dibagikan kepada pelanggan Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung dapat diperoleh profil responden sebagi berikut :

A.  Data Umum
1.    Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Kelompok Umur


Gambar  4.1 Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Kelompok Umur
Dari gambar 4.1 bahwa berdasarkan kelompok umur lebih dari setengah pelanggan di Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung pada kelompok umur 21 – 40 Tahun yaitu sebanyak 112 orang (75%).

2.    Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Jenis Kelamin



Gambar 4.2 Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Jenis Kelamin
Dari Gambar 4.2 bahwa dari jenis kelamin lebih dari setengah dari pelangan di Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung berjenis kelamin perempuan sebanyak 125 orang (83%).





3.    Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Pendidikan

Gambar 4.3 Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Pendidikan
Dari gambar 4.3 bahwa berdasarkan tingkat pendidikan pelanggan di Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung didominasi pendidikan SD yaitu sebanyak 73 orang (48%).

4.    Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Pekerjaan

Gambar 4.4 Distribusi Pelanggan Puskesmas Berdasarkan Pekerjaan
Dari gambar 4.4 bahwa berdasarkan jenis pekerjaan pelanggan di Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung didominasi Petani/ Lainya yaitu sebanyak 73 orang (47%).





B.   Hasil Pengukuran

SK Menpan no 25 tahun 2004 memuat 14 unsur pelayanan yang harus diukur, yaitu :

  1. Prosedur Pelayanan
  2. Pesyaratan Pelayanan
  3. Kejelasan Petugas Pelayanan
  4. Kedisiplinan Petugas Pelayanan
  5. Tanggung Jawab Petugas Pelayanan
  6. Kemampuan Petugas Pelayanan
  7. Kecepatan Pelayanan
  8. Keadilan Mendapatkan Pelayanan
  9. Kesopanan dan Keramahan petugas
10.  Kewajaran Biaya pelayanan
11.  Kepastian Biaya pelayanan
12.  Kepastian Jadwal Pelayanan
13.  Kenyamanan Lingkungan
14.  Keamanan Pelayanan

Berdasarkan pengukuran terhadap kualitas unsur palayanan tersebut diperoleh hasil sebagai berikut : INDEKS KEPUASAAN MASYARAKAT (IKM)   =    77.082.
 Dengan angka Indeks sebesar tersebut diatas, maka kinerja Puskesmas Karangrejo berada dalam mutu pelayanan posisi   B   dengan katagori  Baik, dengan angka indeks 77.082 berada dalam interval 62,51 – 81,25 berdasarkan indeks Katagori Mutu Pelayanan sebagai berikut :   

Tabel 4.1 :  Indeks Kategori Mutu Pelayanan.

Nilai Persepsi
Nilai Interval IKM
Nilai Interval Konversi IKM
Mutu Pelayanan
Kinerja Unit Pelayanan
1
1,00 – 1,75
25,00 – 43,75
D
Tidak baik
2
1,76 – 2,50
43,76 – 62,50
C
Kurang baik
3
2,51 – 3,25
62,51 – 81,25
B
Baik
4
3,26 – 4,00
81,26 – 100,0
A
Sangat baik









Tabel 4. 2 : Nilai Rata-rata (NRR) per Unsur Pelayanan
No.
Unsur Pelayanan
Nilai
Rata-
Rata
Mutu Pelaya
nan
Kinerja Unit Pelayanan
U1
Prosedur pelayanan
3.1
B
Baik
U2
Persyaratan pelayanan
3.09
B
Baik
U3
Kejelasan petugas pelayanan
3,05
B
Baik
U4
Kedisiplinan petugas pelayanan
3,12
B
Baik
U5
Tanggung jawab petugas pelayanan
3,15
B
Baik
U6
Kemampuan petugas pelayanan
3,13
B
Baik
U7
Kecepatan pelayanan
2,95
B
Baik
U8
Keadilan mendapatkan pelayanan
3,1
B
Baik
U9
Kesopanan dan keramahan petugas
3,11
B
Baik
U10
Kewajaran biaya pelayanan
3,11
B
Baik
U11
Kepastian biaya pelayanan
3,2
B
Baik
U12
Kepastian jadwal pelayanan
3,11
B
Baik
U13
Kenyamanan lingkungan
3,07
B
Baik
U14
Keamanan pelayanan
3,15
B
Baik
IKM UNIT PELAYANAN
3.08
B
Baik
Tabel 2 tersebut di atas menunjukkan bahwa semua unsur pelayanan mempunyai nilai rata-rata = 3.08. Hal ini menunjukkan penilaian masyarakat terhadap unsur-unsur pelayanan  yang diterima di Puskesmas Karangrejo  menurut mereka  umumnya baik.
Unsur-unsur yang memiliki nilai paling tinggi adalah prosedur pelayanan dan kemampuan pelayanan petugas yaitu 3.08. Angka ini dapat diambil kesimpulan bahwa prosedur pelayanan dan kemampuan pelayanan petugas yang dirasakan oleh  masyarakat di Puskesmas Karangrejo menurut mereka sangat baik. Hal ini mungkin dikarenakan adanya suatu penerapan kebiasaan disiplin yang dilakukan oleh semua karyawan di Puskesmas Karangrejo sejak dia pertama masuk sebagai karyawan Puskesmas Karangrejo.
Unsur pelayanan yang memiliki nilai Indeks paling rendah adalah kecepatan pelayanan, yaitu 2,95. Nilai ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap unsur ini masih rendah sehingga perlu ditingkatkan.

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A.      Kesimpulan
  1. Secara umum kualitas pelayanan di Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo di persepsikan oleh masyarakat penggunanya pada posisi  dengan katagori BAIK, dengan angka Indeks 77.082 dan berada dalam  interval 62,51 – 81,25.
  2. Dalam peningkatan kualitas pelayanan, diprioritaskan pada unsur-unsur yang mempunyai nilai paling rendah, sedangkan unsur yang mempunyai nilai cukup tinggi harus tetap dipertahankan.

B.       Rekomendasi

Berdasarkan hasil perhitungan, bahwa unsur pelayanan yang mendapatkan nilai terendah adalah unsur kepastian biaya pelayanan dan sangat perlu mendapatkan  perhatian. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah di atas yaitu dengan cara memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat tentang persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas Karangrejo baik pada masyarakat pengguna pelayanan dengan mengunakan JAMKESMAS, JAMKESDA ataupun SJKD. Sosialisasi ini dilakukan secara berkala ke seluruh desa di wilayah kerja Puskesmas Karangrejo. Di papan pengumuman yang ada di tempat pendaftaran (Loket) unit rawat jalan dan UGD Puskesmas diberikan informasi tentang tarif dan biaya untuk mendapatkan pelayanan ditiap-tiap unit pelayanan yang ada.
Melihat dari keseluruhan unsur pelayanan Puskesmas Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung sudah baik, namun guna peningkatan pelayanan perlu perhatian dari semua unsur pelayanan sehingga pelayanan di Puskesmas Karangrejo kedepan akan lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar